Olimpiade Tokyo 2020 Segera Mulai, WHO: Waspadai Covid-19

KOMITE Olimpiade Universal (IOC) diingatkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) agar mewaspadai ancaman penyebaran virus corona (Covid-19) selama penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 23 Juli—8 Agustus 2021. WHO tidak mau Olimpiade memicu penambahan kasus Covid-19.

Kantor regional WHO mengatakan, bahwa kerumunan di stadion sepakbola Piala Eropa 2020, pub, dan bar pada kota-kota tuan rumah Euro 2020 telah menyebabkan ledakan infeksi virus corona. Besar Teknis WHO untuk Covid-19, Maria van Kerkhove, menyatakan IOC perlu mengambil pengajian dari apa yang terjadi dari kasus itu.

Uji coba jelang Olimpiade Tokyo 2020 (Foto: Reuters)

“IOC dan yang lain telah menjelaskan rencana itu dalam menentukan pendekatan pelaksanaan Olimpiade, dan kami telah terlibat di dalamnya serta menasihati mereka soal kiprah terbaik yang akan diterapkan, ” kata van Kerkhove dalam konferensi pers di Jenewa, dikutip Reuters , Minggu (4/7/2021).

Dia memasukkan bahwa WHO telah belajar dari kasus Euro 2020, “Apabila virus masih ada dan tindakan pencegahan tak dilakukan maka virus mau menyebar. ”

BACA JUGA: Gregoria Mariska Tunjung Harapkan Buatan Maksimal di Olimpiade Tokyo 2020

“Kami mendesak semua karakter untuk mengambil pendekatan berbasis risiko dalam apapun dengan mereka lakukan dan kesimpulan yang mereka ambil. Opsi yang mereka buat memiliki konsekuensi baik dan buruk, ” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Program Kedaruratan WHO, Mike Ryan, mengatakan pihaknya akan membahas tadbir risiko penyebaran Covid-19 di Olimpiade dengan otoritas Jepang dan IOC setelah badan mengumumkan akan mengizinkan penonton lokal hadir, tetapi tak dengan penonton dari luar negeri.

(fzy)