Olimpiade Tokyo 2020, Marcus Gideon Ungkap Kesan Pertamanya dalam Kampung Atlet

TOKYO – Tim jatuh tangkis Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020 kini sudah tiba di perkampungan olahragawan. Setibanya di sana, pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon, melahirkan kesan pertamanya.

Sebagaimana diketahui, tim jatuh tangkis Indonesia diketahui sudah bergabung bersama kontingen Abang Putih pada Senin 19 Juli 2021. Di perkampungan atlet ini, seluruh pengantara Indonesia ditempatkan satu lantai, tepatnya pada lantai 16 tower lima.

Marcus Fernaldi Gideon pula langsung menceritakan kesan pertamanya setelah berada di negeri atlet. Baginya sendiri, itu merupakan pengalaman pertamanya letak di desa atlet.

“Kesan pertama beta ya lumayan nyamanlah disini. Pengalaman pertama juga saya tinggal di dalam Athletes Village (desa atlet), ” ujar Marcus, sebagaimana dikutip dalam keterangan pers sah PBSI, Rabu (21/7/2021).

BACA JUGA: Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra Huni Grup Sulit di Olimpiade Tokyo 2020, Herry IP: Harus Siap!

“Bentuk ruangannya laksana apartemen. Satu apartemen diisi delapan orang dan kepala kamar diisi berdua. Pada luar toiletnya ada dua, ” lanjut partner berlaku Kevin Sanjaya Sukamuljo itu.

BACA JUGA: Jadwal Lengkap Pemangku Indonesia di Cabor Menyilih Tangkis Olimpiade Tokyo 2020

Marcus Fernaldi Gideon juga melukiskan suasana di perkampungan atlet yang sudah mulai penuh. Dia juga menambahkan bahwa hawa Olimpiade begitu padat terasa.

“Karena Olimpiade tinggal beberapa keadaan lagi, suasana di sini sudah ramai dengan para-para kontingen. Cukup seru, tapi harus tetap jaga aturan kesehatan dengan ketat. Menggembala jarak, terutama ketika padahal makan, ” jelas berpasangan putra peringkat satu dunia itu.