Meski Banyak Berkorban, Pedrosa Tak Menyesal Jadi Pembalap MotoGP

SABADELL – Test rider KTM, Dani Pedrosa, melahirkan perjalanan awal kariernya hingga menetapkan menjadi pembalap MotoGP. Ia pun mengaku tak menyesal menjadi pembalap MotoGP walau ia harus membaktikan banyak hal.

Pedrosa sendiri mengaku tidak mudah ketika harus memutuskan masa depannya buat memilih melanjutkan sekolah atau balapan. Berbagai pertimbangan pun dibuat selama setahun hingga akhirnya memilih melaksanakan kehidupan sebagai pembalap.

Dani Pedrosa

“Saya berdiskusi dengan abu saya selama setahun apakah akan melanjutkan balapan atau belajar. Lalu saya memutuskan untuk balapan, dan keputusan itu datang dari hati saya. Tapi itu lebih sulit ketika meyakinkan ibu saya, ” ungkap Pedrosa, mengutip dari GPOne, Jumat (8/5/2020).

Membaca juga  Suppo Ungkap Penyebab Pedrosa Tak Jadi Test Rider Honda

Meski ia telah memantapkan hati untuk menjadi pembalap, Pedrosa juga menerima risiko mulia untuk kehilangan masa mudanya. Ia mengaku tak bisa bersenang-senang di dalam usia 15-20 tahun karena tetap fokus pada karier balapannya.

Loading…