Marc Marquez Ungkap Filosofi Honda pada Membangun Motor

CERVERA – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez , menyebut ada satu filosofi dengan dipegang teguh Honda Racing Corporation (HRC) sejak lama. Seorang pembalap wajib menyesuaikan diri dengan motor, bukan sebaliknya. Pernyataan itu seakan hendak menjawab mengapa HRC pelik menuai hasil bagus belakangan ini.

Seperti diketahui, empat pembalap HRC sejauh ini benar sulit meraih hasil bagus. Karenanya, Honda tercecer di klasemen tim dan juga konstruktor Kejuaraan Dunia MotoGP 2020. Mereka bahkan berkecukupan di peringkat lima dari enam konstruktor, hanya unggul dari Aprilia.

Kondisi itu tidak terlepas dari absennya Marc Marquez. Sebab, The Baby Alien dianggap jadi satu-satunya pembalap yang bisa mengganyang motor RC213V. Tanpa Marquez, Honda sungguh terpuruk pada musim ini.

Baca serupa: Sambut MotoGP Portugal 2020, Marquez Berharap Bisa Hadir di Portimao

Si pembalap lantas angkat bicara. Menurutnya, Honda sudah memegang teguh suatu filosofi sejak lama. Adalah suruhan seorang pembalap untuk menyesuaikan muncul dengan motor dan bukan sebaliknya. Apalagi, filosofi itu terbukti lulus selama belasan tahun terakhir.

“Setiap motor di MotoGP punya karakter berbeda. Pembalap harus bisa beradaptasi dengan motor. Honda sudah memegang filosofi ini sejak masih di kelas 500cc dan juga MotoGP, ” papar Marc Marquez, dikutip dari Motorsport Total , Selasa (6/10/2020).

“Ketika saya berbicara dengan (Mick) Doohan dan (Alex) Criville, mereka serupa punya filosofi yang sama. Honda membangun motor yang bagus, tetapi Anda harus bugar 100%. Kamu harus mendorong laju motor semaksimal mungkin, ” sambung juara dunia MotoGP 2019 itu.