Kareem Abdul Jabbar Cerita soal Putuskan Mualaf Usai Juara NBA

NAMA Kareem Abdul Jabbar sejenis tersohor di dunia perbasketan. Ia bahkan telah menjadi salah mulia legenda di pentas NBA dan juga perbasketan Amerika Serikat sebab berhasil mengukir karier gemilang.

Soal prestasi, Kareem Abdul Jabbar diketahui berhasil menorehkan hasil gemilang. Ia bahkan masih mengagendakan namanya sampai saat ini sebagai pebasket dengan poin terbanyak sepanjang masa dengan mencetak 38. 387 poin.

Sosok pebasket kelahiran New York 16 April 1947 ini sendiri diketahui pernah mendapat pancaran besar dari publik karena mendirikan keputusan besar dalam hidupnya. Kareem Abdul Jabbar memutuskan menjadi seorang mualaf yang mulai memeluk keyakinan Islam pada 1971.

BACA JUGA: 5 Atlet Muslim Paling Berpengaruh di Dunia Olahraga

Keputusan itu diambil tetap sehari setelah meraih gelar juara NBA bersama Milwaukee Bucks. Keputusan tersebut dibarengi dengan perubahan namanya sejak Ferdinand Lewis Alcindor menjadi Kareem Abdul Jabbar.

Kareem Abdul Jabbar sendiri mengatakan bahwa langkahnya dalam melakukan perubahan besar itu bukanlah sekadar pergantian tanda. Ia memutuskan untuk menjadi mualaf dan mengubah mananya sebagai bentuk transformasi hati hingga jiwa.

“Saya lahir sebagai Ferdinand Lewis Alcindor, Jr. Lew Alcindor. Sekarang saya Kareem Abdul-Jabbar, sebuah manifestasi dari sejarah, budaya, serta kepercayaan saya di Afrika, ” ujar Kareem Abdul Jabbar, sama dengan dikutip dari Al Jazeera, Selasa (14/7/2020).

Kareem Abdul Jabbar sendiri menyadari bahwa keputusannya diambil bukan dengan langkah yang mudah. Ia harus menghadapi bervariasi kondisi sebelum akhirnya memutuskan untuk memeluk agama Islam.

“Saya tahu itu, tapi, setelah menjadi Muslim sejak lebih lantaran 40 tahun lalu, saya membatalkan masih membela pilihan saya, ” tukasnya.

(Ram)