Dovizioso Sebut Pembalap Harus Punya Mengecap Takut

ARAGON – Pembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, sejatinya sudah 20 tahun berkarier sebagai rider motor grand prix. Dalam kurun waktu tersebut, Dovizioso tentunya sudah mendapat berbagai kemahiran dan pelajaran.

Dovizioso menerangkan, bahwa hal terpenting dengan harus dimiliki seorang pembalap ialah untuk memiliki rasa takut. Pasalnya, itu akan membuat para pembalap sadar akan batas yang itu miliki.

Dengan kata pendahuluan lain, memiliki rasa takut adalah cara bagi pembalap menghindari terjadinya kecelakaan. Sebab, mereka tidak bakal melaju di luar batas keterampilan mereka.

Baca serupa: Gara-Gara Covid-19, Valentino Rossi Dikritik Politisi Spanyol

Andrea Dovizioso

“Celakalah jika tidak memiliki rasa takut. Jika rasa takut tidak ikut bermain, Kamu akan melampaui batas Anda & jika Anda membayangkan konsekuensi yang mungkin terjadi, pada 350km/jam serta dilindungi hanya oleh helm serta setelan kulit…” ungkap Dovizioso, laksana dikutip dari Speedweek , Minggu (18/10/2020).

Lebih lanjut, Dovizioso pun memberi tahu bahwa adalah hal yang penting bagi setiap pembalap untuk selalu memperhatikan detail. Menurutnya, itu adalah faktor yang bisa memilah antara seorang pembalap dengan lainnya. Detail pasalnya akan besar terhadap set-up motor dan tentunya hasil balapan.

Selain itu, seorang pembalap juga dinilainya harus memiliki rasa hormat kepada rider lainnya. Meski mereka silih bersaing satu sama lain dalam atas lintasan, namun perasaan saling menghargai adalah sesuatu yang istimewa. Meskipun harus diakui bahwa tidak semua pembalap bisa berteman erat di luar lintasan.

“Hal yang saya pelajari merupakan mengurus detail, karena itu tetap membuat perbedaan. Hormati lawan serta kemauan untuk berkorban. Jika tidak, Anda tidak akan mengangkat piala di udara. Ini adalah pelajaran yang juga berguna dalam kehidupan sehari-hari, ” jelasnya.

(mrh. -)