Capai Kemenangan di Simulasi Olimpiade Tokyo 2020, Marcus/Kevin Belum Puas

JAKARTA – Kemenangan yang didapat Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dalam turnamen simulasi Olimpiade Tokyo 2020 belum membuat ganda putra status satu dunia ini berpuas diri karena ada beberapa faktor yang dinilai belum maksimal.

Menggunakan keterangan resmi PBSI pada Jakarta, Jumat, pasangan berjuluk Minions ini masih ingin mematangkan pola permainan yang dirasa belum maksimal setelah mengevaluasi hasil pertandingan kontra Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.

Baca juga:   Jonatan Christie Ungkap Peristiwa Positif dari Simulasi Olimpiade 2020 yang Digelar PBSI

“Kalau tenang 100 persen belum ya. Masih banyak yang harus diperbaiki dan dievaluasi, contoh permainan juga belum nemu banget. Ya lebih ke teknis, ” ujar Kevin.

Foto/PBSI

Ditargetkan meraih bintang emas Olimpiade menjadi barang bawaan tersendiri bagi Marcus/Kevin, akan tetapi mereka memiliki cara sendiri untuk meredamnya.

Baca juga:   Kritis! Ahsan/Hendra Akui Belum Temukan Permainan Terbaik Jelang Olimpiade Tokyo 2020

“Faktor paling penting ialah menjaga mental dan lagu. Harus bisa kendalikan emosinya. Kami ditarget emas akan tetapi tidak ada yang menyandarkan bisa dapat kan? Oleh sebab itu sebisa mungkin dijaga hatinya agar tidak menggebu-gebu, nanti takutnya malah kepikiran serta kalah, ” Marcus menambahkan.

Dengan selesainya simulasi, maka tim Nusantara akan segera merampungkan program latihan selama kurang bertambah dua minggu sebelum bertolak ke Kumamoto, Jepang, pada tanggal 8-18 Juli buat fase aklimatisasi.